Translate

Senin, 20 Januari 2014

Pecel Lele Lela

Nama dan Lokasi perusahaan

Tempat             : Pecel Lele Lela
Alamat             : Jl. Margonda Raya No. 434 - Depok
Narasumber     : Pak Abdul (Pemilik Pecel Lele Lela Cabang Margonda 1)


Tujuan yang Ingin Dicapai

a.             Memberikan informasi tentang sejarah berdirinya pecel lele lela 
b.             Memberikan informasi bagaimana memajukan suatu usaha 
c.            Memberikan informasi tentang kiat-kiat berwirausaha dimulai dari nol 


Tentang Pecel Lele Lela

Pecel Lele Lela didirikan pertama kali oleh Bapak Rangga Umara pada tahun 2006 di Kalimalang Jakarta.

Awal berdiri, Pecel Lele Lela hanya berupa warung kecil berpusat di Jakarta. Kini telah berkembang pesat, di seluruh Indonesia bahkan telah ada 110 cabang termasuk di Malaysia dan Singapura. Brand Lela yang diusung ini merupakan doa dan impian, merupakan singkatan dari Lebih Laku . Dengan modal awal sebesar Rp3 juta, pria lulusan Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STIKMI) Bandung ini, memulai usaha ini sejak 2006 dan mulai di-franchise-kan pada 2009. Awalnya,pecel lele lela ini dirintis dari gerobak  dorong kemudian.

Warung tenda yang hanya memiliki 2 buah meja saja. Lama lama karena semakin banyak pelanggan akhirnya mulai menyewa ruko ukuran 3x3, kemudian dibentuk suatu badan usaha yang akhirnya menarik para investor untuk menanamkan modalnya hingga sekarang sudah diwaralabakan.

Rangga Umara, (keponakan dari Rhoma Irama) pemilik restoran Pecel Lele Lela memilih lele sebagai bahan baku utamanya dalam merintis usaha di dunia perkulineran. Pria berkacamata ini menuturkan alasan dia memilih lele untuk menjadi makanan utama dalam restorannya karena lele itu ada di mana-mana. Sejauh mata memandang di kaki lima, warung pecel lele dari dulu hingga sekarang masih tetap ada. Walaupun terkena krisis sekalipun lele tetap eksis hingga sekarang. Dengan melihat peluang market yang luas bapak dua anak ini memutuskan mantap untuk memilih lele dalam merintis awal usahanya."Kenapa lele? Karena lele sudah banyak ya, di mana-mana ada. Ini menandakan bahwa market-nya luas. Dan saya pelajari untuk pengusaha pemula itu cocoknya memulai bisnis yang sudah banyak karena apa, biaya untuk buka pasarnya bisa ditekan. Makanya saya pilih lele kan lele ada di seluruh Indonesia.

Lele yang digunakan adalah dari jenis sangkuriang,yang memiliki kelebihan tekstur daging yang lebih padat dan minim kandungan lemak serta memiliki kandungan omega3 yang sangat baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak.Disini banyak pilihan menu yang dapat dipilih oleh pelanggan selain itu harganyapun terjangkau.
                  
 Dari modal awal yang hanya 3 juta, kini Rangga Umara bisa memiliki penghasilan 1,8 miliyar perbulannya dari keseluruhan outletnya yang tersebar di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Namun dari data yang berhasil kami himpun untuk satu outlet saja didaerah margonda Depok (yang berdiri tahun 2009) dalam satu bulan mampu mendapatkan laba kotor hingga 300juta perbulannya.Padahal pada tahun pertamanya outlet pecel lele lela margonda ini hanya mampu meraih laba kotor sebanyak 75 juta, tahun 2010 150 juta,tahun 2011 menjadi 200 juta,tahun 2012 naik lagi menjadi 250 juta dan yang terakhir tahun 2013 sebanyak 300 juta. Padahal menurut owner outlet Depok Pak Abdul modal awal untuk bekerja sama dengan pecel lele lela hanya sebesar 300 juta pada tahun 2009.

Menurut Pak Abdul sang pemilik owner pecel lele lela cabang margonda bahwa, dalam memajukan suatu usaha yang terpenting adalah tetap mempertahankan kualitas bahan baku, serta cara memasak pun harus standar SOP (standar operasional pabrik).

Satu hal lagi yang terpenting adalah tidak perlu takut adanya persaingan usaha, karena menurut sang owner begitu ada persaingan kita tidak perlu pusing memikirkan saingan kita, yang harus kita fikirkan adalah cukup memperbaiki pelayanan serta membangun kerja sama dengan instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta dalam hal pemasaran.


Tips dan Trik Memulai Usaha menurut Pengelola Pecel Lele Lela

Ada beberapa tips dalam memulai usaha secara profesional.
o   Pertama, tentu harus berkomitmen dengan karyawan. Dalam arti apabila sudah sukses dengan usaha yang sedang dikelola, jangan sampai karyawan diabaikan hanya karena ingin mendapat keuntungan yang besar.
o   Kedua, harus berkomitmen dengan harga. Karena mayoritas masyarakat di Indonesia jika harga naik sedikit saja banyak yang berpaling,  jangan merasa sudah laku jadi bisa melakukan hal-hal fatal seperti mengurangi kualitas produk atau menaikkan harga seenaknya. Tentu boleh menaikkan harga tapi juga harus melihat kondisi pasaran dan tentu saja dengan kualitas yang semakin baik juga. Kalau bisa harga yang terjangkau dengan kualitas yang baik pula.
o   Ketiga, rasa kebersamaan rasa saling memiliki dan kekeluargaan terhadap karyawannya. Dalam arti, dalam membangun suatu usaha sebagai pemilik membutuhkan bantuan  para karyawan dan sebaliknya juga karyawan membutuhkan bantuan pemilik usaha untuk bekerja sebagai tempat mencari nafkah.


Kesimpulan
            Pecel Lela Lela adalah salah satu franchise yang merintis usahanya dari nol. Dengan semangat dan kerja kerasnya ini, membuat Pecel Lele Lela layak untuk dijadikan investasi.

Saran

            Tetap menjaga pelanggan, konsisten dalam kualitas pelayanan, serta menjaga etos kerja.

PERANG SUCI ARABASTA


"Saudaraku setanah air, hari ini adalah hari yang sangat menentukan Bagi Sejarah Negara Kita, Arabasta ! dimana kita bisa Memilih Berperang demi Kedaulatan dan harga diri atau Hidup dalam Jajahan dan kebiadaban, Meski Jiwa raga sebagai pilihan atau bahkan menjadikan darah sebagai lautan  namun kita tetap harus berjuang dan Bersatu, demi sebuah Pilihan Mulia yakni  MERDEKA, Maka Hilangkan ego kita dan hapuslah perpecahan dari suku-suku agama-agama, bangsa dari ujung paling timur ke paling barat dari ujung selatan kepaling utara, Teriakan KEMENANGAN jangan Hanya Diam Karena diam adalah Penghianatan, ingat Ini PERANG SUCI, Perang Suci, Bukankah Bangsa Arabasta adalah Bangsa para Pejuang...?"
 Teriak pemimpin Negara Arabasta bernama Cobra dengan suara yang Khasnya   sambil sekali kali memegang berewoknya yang tercukur rapi, sambil mengepal tangan khas pejuang kemerdekaan, orasi tersebut terjadi menyikapi serangan Boroque Works yang kemarin malam Membom baridir Ibukota Arabasta.


"Saudaraku Kita lahir di Tanah ini..., kita tertawa di tanah ini...., kita bersedih ditanah ini..., kita jatuh dan berdiri ditanah ini pula, maka..... tidak ada yang paling berhak atas tanah ini selain kita Rakyat Arabasta. Ini Rumah Kita, disini pula kita  akan dikuburkan ...." lanjutnya, Teriakan heroik tak dapat dibendung mewarnai pidato  yang dihadiri jutaan rakyat Pria, wanita, bahkan anak-anak tersebut.
" Siang tak akan membakar kita, dan malam tak akan  mampu menggelapkan kita, Biarkan Musuh Membawah Tombak Setan, kita Akan Memotongnya dengan Tangan Tuhan...! dan mulai detik ini, hari ini.... akan menjadi mimpi buruk bagi Mereka musuh-musuh kita, musuh musuh tuhan"  lanjutnya dengan mengebu-gebu, sambil sesekali melepas kacamatanya.

suasana pun semakin heroik, terdengar teriakan khas Pejuang di tempat yang sangat lapang itu. tempat itu sering disebut masyarakat dengak Taman Surga...! pidato pun terus berlanjut....
-
Tak lama, terdengar Suara desingan pesawat Terbang "ngeng.......ngeng.....ngeng" ! balasan tembakan Anti Pesawat tak kalah sigapnya... "duer-duer-dur......." namun satu bom berhasil  dijatuhkan Musuh....! meski pesawat tersebut tampak jatuh Tertembak, namun itu tak merubah keadaan, bom yang jatuh berhasil Meledak"Blllllluuuaaaaaarrrrr................", Teriakan kesakitan berpadu dengan Heroik terdengar ditaman Sorga, Patahan tangan, kepala, kaki, terlihat berserakan... Taman sorga mendadak menjadi Neraka dengan lautan darah.

"Demi Tuhan, demi Tuhan, ini Perang Suci, Perang Mulia perang dimana kebiadaban harus di musnakan....." belum selesai Bicara pemimpin Negara Arabasta itu, terdengar kembali bunyi Pesawat......!"ngeng......ngeng" tembakan anti peluru pun disiagakan, dan ketika  Tampak pesawat musuh dengan Kecepatan tinggi....."duer...duer..duer..." namun tidak jelas tembakan anti pesawat itu  mengenai sasaran atau tidak, tidak dapat diketahui dengan pasti, apakah pesawat itu tidak sempat atau memang tidak menjatuhkan bom. namun kepanikan tidak dapat dihindari, teriakan histeris dan heroik bersatu padu lagi, suasana traumatis sangat kental terlihat  ditaman sorga  paska serangan pertama itu. namun  ada satu hal yang terlihat cukup jelas dilangit  setelah pesawat tersebut menghilangkan jejak yaitu  hanya  tampak beribu-ribu selebaran  jatuh atau yang memang sengaja dijatuhkan, Banyak warga yang tak berani membaca karena di kwatirkan terdapat racun atau jebakan dalam selebaran itu. tapi sebagian mencoba memberanikan diri untuk membaca selebaran yang berwarna warni itu, di luar dugaan, Tulisan dari selebaran tersebut berbahasa lokal yang Berbunyi...:

Rakyat Arabasta yang sangat Kami Cintai, Kami datang di negara Arabasta yang indah ini bukan untuk  Perang atau Merusak, Bukan untuk EMAS bukan pula Untuk Minyak, kami datang disini Hanya Untuk MISI SUCI yakni pembebasan Rakyat Arabasta dari kekangan, Penindasan dan Pendzhaliman  dari Penguasa, kami tak bisa diam untuk membiarkan Penguasa Dzhalim Merusak Keindahan Termbulan malam nan indah di negara Arabasta, Demi Tuhan Kami  Boroque Works.

Regard.
Crocodile

IBU . . .

Ibu…
Tahuka kau,Tatapan tua mu itu sangat membekas kuat di pikiranku?
-
Ibu… 
aku tau meski terkadang kau tak kuasa melihat buah hatimu sakit kau, tetap mencoba tergar, dan berkata “kau akan segera sembuh” dengan senyum  khasmu, namun taukah ibu  wajah tua itu tak pandai menipu?

-
Ibu… 
tahukah kau tatapanmu khasmu itu merasuk ke lubuk hatiku?

-
Ibu…
tahu kah kau tatapan penuh doa mu itu sebagai motivasi hidupku?

-
O tuhan… 
Jika kelak kiranya  aku tak sangup kehilangan ibu terkasihku, maka aku lebih memilih mengahdap kesisi mu lebih awal.

-
Regard.
Mom :)